Rumahku Syurgaku

Siapapun kita pasti ingin membangun surga di rumah masing-masing. Karena surga itu bukan barang yang murah, maka perhatikan apa yang kita "investasikan" untuk membangun surga kecil di rumah kita itu.

Anak Adalah Investasi Yang Berharga

Kita ingin memiliki anak-anak yang shalih/shalihah, tapi sudahkah kita tahu anak yang shalih/shalihah itu yang seperti apa?

Serpihan Kata-Kata

Rangkaian kata untuk mengambil hikmah/pelajaran dari hidup dan kehidupan ini. Karena tidak ada yang sia-sia apa yang ada di sekitar kita.

Tips dan Trik

Memang benar, dengan berilmu suatu perkara bisa menjadi mudah.

Akupuntur atau Tusuk Jarum

Sebuah teknik pengobatan dengan menusukkan jarum di titik tertentu di tubuh kita untuk menyembuhkan suatu penyakit.

Rabu, 17 Agustus 2022

Pertemuan Ke-11 Belajar Membaca Alquran: 'A Gho

بسم الله الرحمن الرحيم

 Mari belajar membaca Alquran, hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Niatkan ikhlas untuk ibadah ya.
  2. Klik tombol play dan lihatlah gambar.
  3. Tekan tombol pause untuk latihan membaca setelah suara saya selesai. Atau mau baca dulu baru memutar suara saya juga tidak apa-apa. Mau divariasikan sendiri juga tidak apa-apa. Bebas.
  4. Ulang-ulang terus sampai lancar. 
  5. Selamat belajar semoga bisa menjadi amal shalih untuk kita semua.

Silakan putar audio di bawah ini dan scroll terus ke bawah untuk melihat apa yang disampaikan:




 

 

 

Share:

Pertemuan Ke-10 Belajar Membaca Alquran: Tho Dzo

  بسم الله الرحمن الرحيم

 Mari belajar membaca Alquran, hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Niatkan ikhlas untuk ibadah ya.
  2. Klik tombol play dan lihatlah gambar.
  3. Tekan tombol pause untuk latihan membaca setelah suara saya selesai. Atau mau baca dulu baru memutar suara saya juga tidak apa-apa. Mau divariasikan sendiri juga tidak apa-apa. Bebas.
  4. Ulang-ulang terus sampai lancar. 
  5. Selamat belajar semoga bisa menjadi amal shalih untuk kita semua.

Silakan putar audio di bawah ini dan scroll terus ke bawah untuk melihat apa yang disampaikan:



 

Share:

Pertemuan Ke-9 Belajar Membaca Alquran: Sho Dho

 بسم الله الرحمن الرحيم

 Mari belajar membaca Alquran, hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Niatkan ikhlas untuk ibadah ya.
  2. Klik tombol play dan lihatlah gambar.
  3. Tekan tombol pause untuk latihan membaca setelah suara saya selesai. Atau mau baca dulu baru memutar suara saya juga tidak apa-apa. Mau divariasikan sendiri juga tidak apa-apa. Bebas.
  4. Ulang-ulang terus sampai lancar. 
  5. Selamat belajar semoga bisa menjadi amal shalih untuk kita semua.

Silakan putar audio di bawah ini dan scroll terus ke bawah untuk melihat apa yang disampaikan:

 



Share:

Pertemuan Ke-8 Belajar Membaca Alquran: Sa Sya

بسم الله الرحمن الرحيم

 Mari belajar membaca Alquran, hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Niatkan ikhlas untuk ibadah ya.
  2. Klik tombol play dan lihatlah gambar.
  3. Tekan tombol pause untuk latihan membaca setelah suara saya selesai. Atau mau baca dulu baru memutar suara saya juga tidak apa-apa. Mau divariasikan sendiri juga tidak apa-apa. Bebas.
  4. Ulang-ulang terus sampai lancar. 
  5. Selamat belajar semoga bisa menjadi amal shalih untuk kita semua.

Silakan putar audio di bawah ini dan scroll terus ke bawah untuk melihat apa yang disampaikan:

 



 

Semoga bermanfaat

Share:

Pertemuan Ke-7 Belajar Membaca Alquran: Ro Za

  بسم الله الرحمن الرحيم

 Mari belajar membaca Alquran, hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Niatkan ikhlas untuk ibadah ya.
  2. Klik tombol play dan lihatlah gambar.
  3. Tekan tombol pause untuk latihan membaca setelah suara saya selesai. Atau mau baca dulu baru memutar suara saya juga tidak apa-apa. Mau divariasikan sendiri juga tidak apa-apa. Bebas.
  4. Ulang-ulang terus sampai lancar. 
  5. Selamat belajar semoga bisa menjadi amal shalih untuk kita semua.
Silakan putar audio di bawah ini dan scroll terus ke bawah untuk melihat apa yang disampaikan:

Berikut teks suara dan teks pertemuan kita kali ini:



 

Semoga bermanfaat.

Share:

Karena Kita Berbeda-Beda

Mendidik anak adalah sebuah seni yang kita harus terus belajar, terus mengasah kemampuan kita.

Kita menyadari bahwa setiap orang mempunyai karakter sendiri-sendiri. Ada orang yang senang bekerja di dalam ruangan, ada yang senang bekerja di luar ruangan, ada yang betah duduk lama-mana di belakang komputer, ada yang sebentar saja duduk di depan meja rasanya sudah ga betah.

Belum lagi kalau memperhatikan makanan kesukaan, ada yang suka makan bakso, ada yang suka makan mie ayam, ada yang mau daging, ada yang tidak mau daging, dll. 

Hal itu menunjukkan bahwa manusia adalah makhluk unik yang mempunyai karakter sendiri-sendiri. 

Dalam mendidik anakpun demikian, hendaknya kita mempelajari karakter masing-masing anak kita. Walaupun terlahir dalam rahim yang sama, akan tetapi "mesti" mereka adalah makhluk  yang berbeda. Ada yang pendiam, ada yang berisik, ada yang ini, ada yang itu. 

Dengan mengenal karakter anak-anak kita:

  • Kita akan lebih mudah "memfollowup" ketika anak kita berbuat sesuatu. 
  • Kita bisa merayu dia lebih cepat, 
  • Kita bisa mengarahkan dia lebih cepat.
So, sudahkah kita mengenal karakter anak kita dan juga jurus "mengalahkan" dia?
 

 


Share:

Rabu, 10 Agustus 2022

Pertemuan Ke-6 Belajar Membaca Alquran: Mengenal Da Dza

  بسم الله الرحمن الرحيم

 Mari belajar membaca Alquran, hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Niatkan ikhlas untuk ibadah ya.
  2. Klik tombol play dan lihatlah gambar.
  3. Tekan tombol pause untuk latihan membaca setelah suara saya selesai. Atau mau baca dulu baru memutar suara saya juga tidak apa-apa.
  4. Ulang-ulang terus sampai lancar. 
  5. Selamat belajar semoga bisa menjadi amal shalih untuk kita semua. 

Silakan putar audio di bawah ini dan scroll terus kebawah untuk melihat apa yang disampaikan:

 

Berikut teks: 





Share:

Pertemuan Ke-5 Belajar Membaca Alquran: Mengenal Ha Kho

  بسم الله الرحمن الرحيم

Mari belajar membaca Alquran, hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Niatkan ikhlas untuk ibadah ya.
  2. Klik tombol play dan lihatlah gambar.
  3. Tekan tombol pause untuk latihan membaca setelah suara saya selesai. Atau mau baca dulu baru memutar suara saya juga tidak apa-apa.
  4. Ulang-ulang terus sampai lancar. 
  5. Selamat belajar semoga bisa menjadi amal shalih untuk kita semua. 

Silakan putar audio di bawah ini dan scroll terus kebawah untuk melihat apa yang disampaikan:

 

Berikut teks:



 

 

Share:

Pertemuan Ke-4 Belajar Membaca Alquran: Mengenal Tsa Ja

  بسم الله الرحمن الرحيم

Mari belajar membaca Alquran, hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Niatkan ikhlas untuk ibadah ya.
  2. Klik tombol play dan lihatlah gambar.
  3. Tekan tombol pause untuk latihan membaca setelah suara saya selesai. Atau mau baca dulu baru memutar suara saya juga tidak apa-apa.
  4. Ulang-ulang terus sampai lancar. 
  5. Selamat belajar semoga bisa menjadi amal shalih untuk kita semua. 

Silakan putar audio di bawah ini dan scroll terus kebawah untuk melihat apa yang disampaikan:

 

Berikut teks:


 


 

Share:

Memberikan Arahan Pada Anak

 بسم الله الرحمن الرحيم

Masih teringat dengan tulisan seorang kawan di status whatsappnya yang menyebutkan bahwa di tempat dia berada, ada anak yang sopan, kalau ga salah anak tersebut sering memberikan salam duluan kepada orang lain/gurunya. 

Setelah ditelusur ternyata anak tersebut suka "dipeseni" oleh orang tuanya untuk berbuat seperti itu. 

Membaca tulisan tersebut jadi teringat lagi dengan teori bahwa anak ibarat kertas putih, yang mungkin tafsirannya bahwa anak itu "tidak tahu apa-apa" tentang kehidupan ini. Dan tugas kita adalah "memberitahu/menuliskan catatan-catatan baik kepada anak tentang apa yang harus dia tahu/lakukan di dunia ini".

Peran orang tua sangat penting dalam hal ini karena orang tualah yang berjumpa dengannya di sebagian besar waktunya. Demikian pula peran lingkungan (guru, masyarakat, teman dia bermain, dll). 

Bagi anak mungkin mereka tidak tahu kalau membuka aurat itu adalah perkara yang haram, karena mereka memang tidak tahu. Kalau mereka terus-terusan di lingkungan tersebut dalam keadaan tidak ada yang memberi tahu kalau hal tersebut haram/tidak boleh, maka pikirannya akan mencerna bahwa owh ga pakai jilbab itu ya perkara yang biasa saja. Artinya ya dia tidak tahu kalau itu perkara haram dan diapun biasa-biasa saja, santuy ikut-ikutan tidak pakai jilbab.

Nah dari situ perlu kita memberikan pesan/arahan kepada anak:

  1. Nak, kalau makan itu baca bismillah dan pakai tangan kanan.
  2. Nak, kalau di sekolah nurut sama Ustadz/Ustadzah.
  3. Nak, di sekolah waktu belajar duduk yang tenang, dengerin yang disampaikan guru.
  4. Nak, pakai jilbab dan kaos kakimu kalau keluar rumah.
  5. Nak, manusia hidup itu untuk beribadah.
  6. Nak, manusia dalam menjalani hidup ini butuh kesabaran
  7. Nak, kalau berbicara yang lembut, masak teriak-teriak sama Ummi
  8. dst dst
Jangan bosan-bosan ya mengulang-ulang kata itu. Jangan berputus asa kalau misalnya dia makan masih pakai tangan kiri, diingatkan terus.  

Terus disamping hal tersebut kita perlu juga membangun emosi yang positif kepada anak kita, dengan memberikan dia ruang kedekatan bersama kita, mencurahkan isi hatinya, diajak komunikasi, diajak bercanda, bermain bersama dia, memberikan kelembutan, manusiakan dia sebagai manusia, dll. 

Jangan juga setiap hari anak makan omelan ini itu, terus-menerus mendapatkan "nasehat" sampai "overdosis" dengan tidak melihat kondisinya.  

Loh ini bagaimana sih, katanya suruh mengulang-ulang memberi pesan/nasehat/arahan, kok di paragaf diatas jangan terus-terusan memberikan nasehat sampai overdosis nasehat.

Jawabannya, silakan pelajari sendiri anak-anak kita, karena memang mendidik anak itu adalah sebuah seni yang mungkin satu jurus mempan untuk anak ini, tapi tidak mempan untuk anak itu. So, semangat belajar, karena hidup memang butuh belajar.

Dan perkara yang penting juga adalah keteladanan.

Share:

Minggu, 07 Agustus 2022

Resep Menurunkan Kolesterol

 بسم الله الرحمن الرحيم

Alhamdulillah dapat ilmu cara menurunkan kolesterol. 

Caranya: minum/makan bawang lanang setiap malam 10 butir.

Katanya ada yang menyampaikan kolesteroal turun dari 393 selama satu bulan menjadi 69.

  

Untuk khasiatnya benar atau tidak, silakan teman-teman komen ya! 

Share:

Jumat, 05 Agustus 2022

Meridian Usus Besar (Large Intestin) LI

 بسم الله الرحمن الرحيم

Kode untuk meridian usus besar adalah LI (Large Intestin):

  1. Shangyang (LI 1)
  2. Erjian (LI 2)
  3. Sanjian (LI 3)
  4. Hegu (LI 4)
  5. Yangxi (LI 5)
  6. Pianli (LI 6)
  7. Wenliu (LI 7)
  8. Xialian (LI 8)
  9. Shanglian (LI 9)
  10. Shousanli (LI 10)
  11. Quchi (LI 11)
  12. Zhouliao (LI 12)
  13. Showuli (LI 13)
  14. Binao (LI 14)
  15. Jianyu (LI 15)
  16. Jugu (LI 16)

TITIK LI 1 (SHANGYANG)

  • Lokasi: terletak 0,1 cun dari sudut pangkal kuku jari telunjuk yang dekat dengan jempol
  • Indikasi: Nyeri sumbatan tenggorokan, nyeri gigi pada rahang bawah, nyeri pada pipi bawah, pembengkakan pada daerah submandibula (tulang rahang), mulut kering, tidak dapat mendengar, tinnitus (kondisi ketika telinga terasa berdenging), kehilangan kesadaran, dispnea (sesak nafas) dan batuk, mati rasa dan rasa panas pada jari-jari.
  • Penusukan: tegak lurus 0,1-0,2 atau bisa juga dikeluarkan darah (bloodletting) 

 

TITIK LI 2 (ERJIAN)

  • Lokasi: pada lekukan dekat tulang jari telunjuk tangan yang dekat dengan telapak tangan. Pada telunjuk yang dekat dengan jempol tangan.
  • Indikasi: Nyeri gigi, nyeri dan bengkak pada pipi bawah, kemiringan mulut dan mata, mimisa, rhinitis (Rhinitis adalah peradangan atau iritasi pada lapisan lendir hidung, yang ditandai dengan gejala berupa pilek, hidung tersumbat, dan bersin-bersin), menggigil, nyeri dan kaku pada bahau dan punggung, sensasi dingan dan nyeri pada jianyu (LI 15)
  • Penusukan: tegak lurus 0,2 - 0,5

 

 TITIK LI 3 (SANJIAN)

  • Lokasi: pada lekukan tulang jari telunjuk yang dekat jempol yang ada di daerah telapak tangan pada posisi yang dekat jempol.
  • Indikasi: Nyeri sumbatan tenggorokan, sumbatan pada tenggorokan, nyeri gigi pada rahang bawah, diare akibat dingin atau lembab, kaku leher akut, borborigmus (perut keroncongan), kaku leher akut, kesulitan menggerakkan jari-jari.
  • Penusukan: tegak lurus 0,5-2 cun.

TITIK LI 4 (HEGU)

  • Lokasi: Dekat tulang telunjuk yang tertanam pada telapak tangan yang dekat jempol. Jika jempol dan jari telunjuk dirapatkan, akan terjadi tonjolan, di tonjolan itulah LI 4 berada. 
  • Indikasi: Meriang dan demam, serangan dingin dengan kehausan hebat, keringat berlebihan, nyeri kepala, migrain, nyeri pada seluruh kepala, kemerahan, bengkak dan nyeri pada mata, penurunan penglihatan, mimisan, rhinitis, bersin-bersin, nyeri gigi pada rahang bawah, sariawan, kaku pada bibir, nyeri sumbatan tenggorokan, kehilangan suara, wajah bengkak, lockjaw (rahang terkunci), penurunan pendengaran tinnitus, amenorrhoea (waktunya haid, tidak haid), persalinan terlambatt, kurang gizi pada masa kanak-kanak, atropi (kehilangan otot sehingga nampak kecil) pada keempat ekstremitias (anggota gerak), hemiplegia (kondisi kelumpuhan atau hilangnya kemampuan otot untuk bergerak yang terjadi pada salah satu sisi tubuh), nyeri pada persendian tulang.  
  • Penusukan: tegak lurus 0,5-1 cun. 
  • Kontradiksi: pada wanita hamil tidak boleh ditusuk di titik ini.

 TITIK LI 5 (YANGXI)

  • Lokasi: pada cekungan pergelangan tangan lurusnya jempol.
  • Indikasi: rhinitis, mimisan,  tinnitus, penurunan pen dengaran, nyeri telinga, kemerahan dan nyeri pada mata, obstrukasi visual superfisial, lacrimation, nyeri gigi, sakit kepala, sakit kepala kronis, sakit kepala frontal, nyeri obstruksi (sumbaan) tenggorokan, nyeri pada pangkal lidah, batuk dingin, muntah berbuih, urticaria, malaria, kelemahan dan nyeri pada pergelangan tangan, kontraksi kelima jari, pada pada telapak tangan
  • Penusukan: tegak lurus 0,5-1 cun
 
TITIK LI 6 (PIANLI) 
  • Lokasi: 3 cun ke atas dari yangxi (LI 5).
  • Indikasi: Tinnitus, penurunan pendengaran, nyeri gigi, kerusakan gigi, kemerahan dan nyeri pada mata, penurunan penglihatan, pandangan kabur, rhinitis, mimisan, tenggorokan kering, kesulitan kencing, Asites (penimbunan cairan dalam rongga perut atau peritoneum), malaria, nyeri pada pergelangan tangan siku dan lengan atas.
  • Penusukan: tegak lurus 0,5 - 1 cun
  
TITIK LI 7 (WENLIU)
  • Lokasi: 5 cun dari yangxi (LI 5).
  • Indikasi: sakit kepala, kemiringan wajah dan mulut, kemerahan, bengkak dan nyeri pada wajah, nyeri pada gigi dan mulut, nyeri sumbatan tenggorokan dan kehilangan suara, sering tertawa, nyeri dan kesulitan untuk mengangkat bahu dan lengan. 
  • Penusukan: tegak lurus 0,5 - 1 cun
 
TITIK LI 8 (XIALIAN)
  • Lokasi: 4 cun dari quchih (LI 11) 
  • Indikasi: nyeri perut, distensi abdominal bawah (kesan secara inspeksi adanya abdomen lebih besar dari ukuran biasa) rasa nyeri dan penuh pada abdomen, kekurangan energi pada usus kecil, diare dengan sisa makanan yang tidak tercerna, darah pada tinja, sakit kepala, serangan angin pada kepala, vertigo, nyeri pada mata, bibir kering dengan keluar air liur, dispnea (sesak nafas), hemiplegia, nyeri pda siku dan lengan. 
  • Penusukan: tegak lurus 0,5 - 1,5 cun.

TITIK LI 9 (SHANGLIAN)
  • Lokasi: 3 cun dari quichi (LI 11). 
  • Indikasi: Borborigmus (perut keroncongan), nyeri abdominal, kesulitan dan warna gelap pada kencing, nyeri dada, sakit kepala, nyeri atatu mati rasa pada bahu, siku dan lengan, mati rasa pada gerak, hemiplegia karena wind stroke, sensasi dingin pada sum-sum tulang
  • Penusukan: tegak lurus 0,5 - 1,5 cun
TITIK LI 10 (SHOUSANLI)
  • Lokasi: 2 cun dari quchi (LI 11)
  • Indikasi: nyeri dan kesulitan bergeak pada bahu dan lengan, Paralisis (kondisi lumpuh karena gangguan pada saraf yang berperan dalam mengatur gerakan otot tubuh) lengan, mati rasa pada lengan, atropi (jaringan otot berkurang sehingga tampak lebih kecil dari biasanya), hemiplegia, muntah dan diare, nyeri gigi dan pipi bengkak.
  • Penusukan: tegak lurus 0,5 - 1,5 cun
TITIK LI 11 (QUICHI)
  • Lokasi: pada area siku, pada ujung cekungan siku.
  • Indikasi: demam tinggi yang tidak juga turun, serangan dingin dengan demam, kehausan dengan banyak keringat saat banyak minum dan kulit yang kering dan pansa saat tidak minum, malaria, nyeri tenggorokan, kehilangan suara, nyeri gigi, kemerahan dan nyeri pada mata, nyeri pada bagian depan telinga, mudah lupa, vertigo, hipertensi, kulit kering, kulit bersisik, gatal, nyeri tekanan daerah perut, muntah dan diare, mati rasa pada alat gerak atas, hemiplegia. 
  • Penusukan: tegak lurus 1 - 1,5 cun
TITIK LI 12 (ZHOULIAO)
  • Lokasi: 1 cun agak ke atas miring dari Li 11 (quchi), di sekitar tulang lengan atas.
  • Indikasi: kontraksi, mati rasa dan ketidak mampuan bergerak pada lengan atas, nyeri dan kaku pada siku
  • Penusukan: tegak lurus 1 - 1,5 cun
 
TITIK LI 13 (SHOUWULI)
  • Lokasi: Pada sisi lengan luar. 3 cun ke atas dari quchi (LI 11).
  • Indikasi: Nyeri dan mati rasa, kontraski sendi siku dan ekstremitas atas, kesulitan mengangkat tangan, nyeri bahu, kesulitan nafas, muntah darah, keinginan untuk tidur, kesulitan untuk menggerakkan alat gerak, malaria, pandangan kabur, rasa penuh dan distensi di bawah jantung, ketakutan. 
  • Penusukan: tegak lurus 1 - 1,5 cun
 
TITIK LI 14 (BINAO)
  • Lokasi: Pada sisi lengan atas, pada lekukan lunak lengan atas, kurang lebih 3/5 jarak sepanjang garis penghubung quchi (LI 11) dan Jianyu (LI 15)
  • Indikasi: nyeri, mati rasa dan nyeri pada lengan atas dan bahu, rasa lemah pada lengan atas, kesulitan mengangkat lengan, kontraksi dan kaku pada leher, nyeri dada, kemerahan dan bengkak pada mata.  
  • Penusukan: tegak lurus 1 - 1,5 cun
 

TITIK LI 15 (JIANYU)

  • Lokasi: Pada lekukan pundak.
  • Indikasi: Nyeri bahu, rasa lemah pada bahu, angin lembab pada bahu, sensai panas pada bahu, kemerahan dan bengkak pada bahu, kesulian mengangkat lengan, hemiplegia, paralisis, hipertensi. 
  • Penusukan: Dengan mengangka tangan, penusukan dilakukan egak lurus menuju titik tengah dari ketiak 1-1,5 cun, atau menuju siku 1,5-2 cun. 
TITIK LI 16 (JUGU) 
  • Lokasi: Pada sisi atas dari bahu, pada lekukan bahu.
  • Indikasi: Nyeri bahu dan punggung, stasis darah pada bahu, kesulitan menggerakkan atau mengangkat lengan, nyeri lengan atas, ketakuktan, epilepsi, muntah dengan kandungan darah, stasis darah pada dada.
  • Penusukan: Tegak lurus 0,5-1 cun. perhatian: penusukan yang dalam beresiko menimbulkan pneumothorax (sebuah kondisi di mana terdapat udara yang mengalir di rongga antara paru-paru dan dinding dada)


Share: