Rumahku Syurgaku

Siapapun kita pasti ingin membangun surga di rumah masing-masing. Karena surga itu bukan barang yang murah, maka perhatikan apa yang kita "investasikan" untuk membangun surga kecil di rumah kita itu.

Anak Adalah Investasi Yang Berharga

Kita ingin memiliki anak-anak yang shalih/shalihah, tapi sudahkah kita tahu anak yang shalih/shalihah itu yang seperti apa?

Serpihan Kata-Kata

Rangkaian kata untuk mengambil hikmah/pelajaran dari hidup dan kehidupan ini. Karena tidak ada yang sia-sia apa yang ada di sekitar kita.

Tips dan Trik

Memang benar, dengan berilmu suatu perkara bisa menjadi mudah.

Akupuntur atau Tusuk Jarum

Sebuah teknik pengobatan dengan menusukkan jarum di titik tertentu di tubuh kita untuk menyembuhkan suatu penyakit.

Tampilkan postingan dengan label All About Akupuntur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label All About Akupuntur. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Oktober 2025

Akupuntur Metode Limbik Sistem (MLS)

 Ø¨Ø³Ù… الله الرحمن الرحيم

Setelah belajar akupuntur balance methode, alhamdulillah ditemukan dengan akupuntur metode limbik sistem (MLS) yang diajarkan oleh Bapak Andi Hasbi. Sekilas metode ini mirip balance method tapi ternyata memang berbeda. 

Dengan menggunakan satu jarum bisa menghasilkan efek yang cukup signifikan, khusunya untuk mengurangi nyeri yang ada di tubuh pasien. Kita ingatkan lagi ya, bahwa kesembuhan itu adalah milik Allah!

Penggunaan jarum yang lebih minimalis karena target dengan hanya satu jarum dan dalam waktu hanya 5 menit, ini sesuatu yang luar biasa (biidznillah).

Hanya saja kesembuhannya permanen atau tidak, maka jawabannya adalah tergantung. Jika kebeneran bisa sembuh alhamdulillah. 

Tapi............ jika itu nyeri karena ada faktor lain, mungkin bisa teratasi dalam waktu sekian waktu. Akan tetapi jika sumber asal nyerinya (penyebab utama) nyerinya masih belum dihilangkan, maka nyeri itu akan datang lagi. 

Alhamdulillah, bisa ditemukan dengan akupuntur metode ini, semoga bermanfaat untuk sesama. 
Share:

Selasa, 26 Juli 2022

Penusukan Dalam Akupuntur

بسم الله الرحمن الرحيم

Setelah kita mengetahui jarum akupuntur, sekarang kita akan belajar tentang penusukan dalam akupuntur. 

Mungkin sebagian orang akan merasa takut dengan tusukan jarum, terutama anak-anak dan orang dengan phobia jarum. Orang yang benar-benar phobia jarum, jangan ditusuk deh, apalagi kalau phobianya sampai tingkat ekstrim, muka pucat, muntah-muntah, orang seperti ini jangan deh dilakukan akupuntur.

Eeettss jangan takut ya. Penusukan secara umum aman dilakukan, karen jarum yang dilakukan itu kecil.

Untuk metode penusukan sendiri ada berbagai macam seperti (yang ditusuk adalah titik akupuntur ya):

  1. Ditusuk dengan tegak lurus.
  2. Ditusuk dengan kemiringan tertentu mengarah ke atas atau ke bawah.
  3. Ditusuk kemudian "distroom" dengan alat stimulator.
  4. Ditusuk kemudian diputar-putar jarumnya. 
  5. Ditusuk kemudian digoyang-goyang/dinaik turunkan jarumnya. 

Kemudian mungkin pingin tahu juga bagaimana sih rasanya ditusuk jarum itu?

  1. Ada yang pegal. Bahkan sebagian referensi menyebutkan jika terjadi reaksi-reaksi seperti ini berarti tusukan ini berhasil.
  2. Ada yang berdarah. Bahkan sebagian memang sengaja dikeluarkan darahnya.  Teknik ini dinamakan dengan bloodletting.
  3. Ada yang merasakan sensasi seperti kesetrum. 
  4. Ada yang biasa saja.
  5. Dan mungkin akan ada sensasi-sensasi lain. 

Yang pasti jangan takut ya, bahkan jika ditusuk itu masih merasakan sakit, bersyukur, karena itu artinya saraf kita masih bekerja dengan baik. Wajar juga kali orang ditusuk ada sedikit sensasi-sensasi yang muncul. 

Selanjutnya masih menyisakan pertanyaan, berapa lama sih waktu penusukan?

Jawabannya tergantung, ada yang sebentar ada yang lama (dalam beberapa titik ada yang tidak boleh lebih dari 5 menit), tapi ada juga titik yang terserah mau sampai kapan saja juga gapapa, terserah. Dan untuk satu titik, kalau kondisinya biasa saja/tidak darurat, tusukan pada titik yang sama, lakukan 3 hari sekali. 

Untuk kedalaman tusukan berapa centimeter (cm)? 

Untuk kedalaman biasanya dalam ukuran cun ya, bukan centimeter, meter, apalagi kilometer. hehe. Kedalaman tusukan biasanya disesuaikan dengan letak titik tersebut. Ada juga yang menyebutkan tusukan itu layaknya dosis pada obat. Kalau terlalu dangkal, dosisnya kurang, jadi tidak ada reaksi/reaksinya kurang. Kalau tusukan terlalu dalam, jadinya overdosis. Jadi pastikan tusukan pas. 

Mengenal Tonifikasi dan Sedasi

Tonifikasi:

  • Menusuk bertahap mencabut sekaligus. 
  • Arah tusukan mengikuti qi (energi) meridian
  • Seteleh dicabut, segera ditutup
  • Tusuk pada saat ekspirasi, cabut saat inspirasi

 Sedasi:

  • Menusuk sekaligus mencabut sambil digoyang
  • Arah tusukan berlawanan arah qi (energi) meridian
  • setelah dicabut dibiarkan terbuka
  • Tusuk pada saat inspirasi, cabut pada saat ekspirasi.  
Tambahan:

Oya, sebelum ditusuk, lebih baik lagi jika diolesi dulu dengan cairan alkohol area yang mau ditusuk. 

Setelah jarum dicabut dari tubuh pasien, masukkan ke tempat yang tidak kena orang ya, bisa di bekas botol aqua, dirigen, atau yang lainnya. setelah itu dimusnahkan bisa dibakar.

Hati-hati ya dengan jarum akupuntur, karena kita tidak tahu, barangkali pasien yang kita tusuk memiliki penyakit menular via jarum (seperti HIV misalnya), makanya perlu disimpan/diamankan dengan baik bekas jarum ini. Semoga Allah 'azza wa jalla senantiasa menjaga kita semua. 

Share:

Minggu, 24 Juli 2022

Jarum Akupuntur

بسم الله الرحمن الرحيم

Bagi teman-teman yang mungkin belum pernah sama sekali kenal dengan akupuntur, mungkin akan bertanya-tanya, jarum akupuntur itu sih seperti apa, bentuknya bagaimana, ukurannya bagaimana, warnanya sepertinya apa, dll. 

Untuk menjawab penasaran itu, begininih penampakan jarum akupuntur. 

 

 

Jadi, jarum akupuntur itu dimasukkan ke dalam tempat, satu tempat satu jarum, tidak dibiarkan terbuka.

Untuk ukuran jarum sendiri, biasanya para praktisi akupuntur akan menggunakan istilah cun. Ukuran terkecil 0,5 cun, kemudian 1 cun, 1,5 cun, dan seterusnya. 

Tapi kalau dalam kemasan pabrik biasanya menggunakan ukuran seperti gambar di atas (0.18x13S, 0.25x25S, 0.24x40S, dst)

Untuk praktek penusukan sendiri biasanya dengan mengatakan,

  • "Titik ini ditusuk dengan jarum 0,5 cun masuk semua."
  • "Titik ini ditusuk dengan jarum 1 cun masuk 0,8".
  • "Titik ini ditusuk dengan jarum 1,5 cun dengan kedalaman 1,3"

Dan untuk penusukan sendiri, ada yang ditusuk dengan tegak lurus, ada yang miring.

Ok, semoga bermanfaat.

Share: