بسم الله الرحمن الرحيم
Akupuntur atau tusuk jarum, biasa dikenal dengan pengobatan yang berasal dari Cina, masuk dalam pembahasan TCM (Traditional Chinese Medicine). Entah darimana dulu awalnya aku terjatuh dalam pembelajaran teknik pengobatan ini.
Sebenarnya sih keluarga ada yang sudah sering menggunakan terapi ini dan tampaknya progress/perkembangan kesembuhannya cukup bagus. Alhamdulillah di suatu masa bisa belajar secara langsung mengenai akupuntur ini.
Belajar akupuntur, sama dengan belajar-belajar yang lain, di awal-awal akan cukup sulit, karena ada istilah-istilah baru yang harus dihafal dan dipahami. Apalagi nampaknya akupuntur ini memiliki tidak hanya satu aliran, tapi yang sudah masyhur dan nampaknya sudah dibakukan kodenya secara internasional adalah akupuntur dengan titik meridian.
Nah mungkin bingung apa itu titik merdian? mari kita bahas.
Konon katanya dalam tubuh kita itu ada beberapa saluran:
- Saluran darah
- Salurah syaraf
- Saluran energi >> Meridian
Berikut adalah Gambar untuk meridian. Ada banyak saluran yang berisi titik-titik meridian
Saluran energi inilah yang dikenal dengan meridian. Ada banyak saluran meridian di dalam tubuh kita. Jika ada saluran energi yang tersumbat/tidak lancar, biasanya ketika ditekan akan menjadi sakit. Titik sakit itulah yang kita lakukan stimulasi.
Ternyata stimulasi terhadap titik meridian ini bisa menghasilkan teknik pengobatan diantaranya:
- Kalau dipijat dinamakan dengan akupresur
- Kalau ditusuk jarum dinamakan dengan akupuntur
- Kalau dihangatkan dinamakan dengan moksibusi
Itu gambaran singkatnya ya.
Untuk pengalaman dengan akupuntur ini masya Allah, sudah beberapa kali ketika sang "bidadari dunia" sedang sakit perut (kemungkinan sih asam lambung), kita tusuk di titik akupuntur, tak lama dari itu sembuh.
Pernah disuatu malam menjelang isya, istri sakit di perut bagian atas sampai nembus ke punggung katanya (kayaknya karena makan sambal). Karena titik andalan sudah ditusuk beberapa hari yang lalu (belum 3 hari. Titik akupuntur kalau bisa 3 hari sekali tusuknya untuk titik yang sama) maka kita coba cari titik yang lain, coblos sana, coblos sini, tunggu beberapa menit tidak sembuh, akhirnya ketika tercoblos di titik yang pas, selang beberapa menit dari waktu penusukan sembuh deh (dengan izin Allah tentunya ya gaes).
Rasanya jadi senang dan semangat untuk belajar lebih dalam lagi tentang akupuntur. Saat ini sih alhamdulillah sudah punya dua sertifikat akupuntur (satu sertifikat untuk pengobatan berbagai penyakit dan satu sertifikat untuk pengobatan stroke).
Sejak saat itu, jadi lebih mantap juga mengatakan, jika kita nusuk tapi tidak ada perubahan (walaupun sedikit) bisa jadi titik yang kita tusukkan itu salah.
Ya, tentu saja akupuntur ini tidak untuk semua penyakit ya, kalau patah tulang tidak mungkin juga kan kita sambungkan/betulin pakai tusuk jarum.
Demikian ya seputar akupuntur.






0 komentar:
Posting Komentar