بسم الله الرحمن الرحيم
Dalam kehidupan rumah tangga, kasih sayang adalah perkara yang penting. Dia adalah karunia besar yang Allah anugerahkan kepada kita.
وَاَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِهِمْۗ لَوْاَنْفَقْتَ مَا فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًا مَّآ اَلَّفْتَ بَيْنَ قُلُوْبِهِمْ وَلٰكِنَّ اللّٰهَ اَلَّفَ بَيْنَهُمْۗ اِنَّهٗ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ
dan Dia (Allah) yang mempersatukan hati mereka (orang yang beriman). Walaupun kamu menginfakkan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sungguh, Dia Mahaperkasa, Mahabijaksana. (QS Al Anfal 63)
Kasih sayang adalah perkara yang luar biasa, dia bisa menjelma menjadi sebuah power/ kekuatan besar yang mungkin kita sendiri pernah menyaksikan jelmaan kekuatan besar dari kasih sayang itu.
Ada sebuah pertanyaan untuk menjadi bahan instropeksi kita dalam mengarungi rumah tangga ini. Sudah benarkah kita menyayangi dirinya (suami/istri/pasangan) kita?
Instropeksi ini penting karena barangkali kasih sayang yang kita berikan itu tidak tepat untuk pasangan kita.
Contoh konkretnya, istri kita sukanya coklat, kita kasih jagung, kan tidak pas itu.
Dalam memberikan kasih sayang pun demikian, hendaknya kita mengetahui sebenarnya pasangan kita itu merasa disayangi ketika apa sih?
Secara umum "perhatian" adalah jawaban dari jawaban bagaimana cara menyayangi pasangan kita. Tapi ternyata ada ahli yang menyampaikan bahwa cara memberi/menerima kasih sayang itu ada 5 poin besar (The Five Love Languages):
- Words of Affirmation (Kata cinta). Orang dengan tipe ini senang dengan kata-kata cinta, jika pasangan kita orang yang suka dengan tipe ini, bisa dimaksimalkan tu.
- Quality time (Waktu berkualitas). Temani dia ketika sedang beraktifitas, ketika dia sedang memasak, ketika dia sedang belanja, ketika sedang mencuci, ketika sedang belajar, ketika sedang membaca/menghafal alquran. Pokoknya kita di sampingnya dia, hatinya sudah tenang.
- Gifts (hadiah). Kalau yang ini jelas ya, siapa sih diantara kita yang ga suka hadiah?
- Acts of Service (pelayanan). Kalau pasangan kita tipe ini, hatinya akan berbunga-bunga ketika kita membantu pekerjaan dia. Dalam hatinya akan berucap wah suamiku romantis banget ketika dia bantu cuci piring, bantu memasak, bantu mencuci baju, dll.
- Physical Touch (Sentuhan fisik). Kalau yang ini jangan hanya diartikan perbuatan yang "itu" ya. hehe. Tapi bisa berupa pegang tangan dia, usap kepala/punggung dia (jangan umbar kemesraan di depan umum ya).
Yuk kita beri contoh penerapannya:
- Bagi istri, hati-hati kalau punya suami tipenya kata cinta dan waktu berkualitas. Di rumah sebagai istri, istri tidak peduli dengan hal tersebut. Suami kerja di kantor, ketemu dengan teman kantor yang perempuan, si dia menyapa, "Wah baju Bapak bagus banget, cocok pakai baju itu, cocok dengan Bapak". Bisa-bisa cintanya terebut oleh si dia. Apalagi kalau si dia juga pandai ngobrol. Sementara si istri kalau diajak ngobrol malah tidak pernah mau/tidak mau menyempatkan.
- Ada seorang yang bahasa cintanya bukan pelayanan. Si istri menganggap bahwa dengan dia melayani, membuatkan teh dan cemilan di pagi hari, sudah cukup. Tapi eh ternyata si suami sebenarnya bukan itu yang diinginkan. Batin dia, "Saya bisa bikin teh sendiri, bikin cemilan sendiri", yang lebih dia butuhkan, adalah waktu berkualitas. Orang yang seperti ini, pasangannya duduk bersama dia, ngobrol sana-sini lebih berasa romantis daripada hanya sekedar dibuatkan minuman dan cemilan kemudian ditinggal pergi.










