Rumahku Syurgaku

Siapapun kita pasti ingin membangun surga di rumah masing-masing. Karena surga itu bukan barang yang murah, maka perhatikan apa yang kita "investasikan" untuk membangun surga kecil di rumah kita itu.

Anak Adalah Investasi Yang Berharga

Kita ingin memiliki anak-anak yang shalih/shalihah, tapi sudahkah kita tahu anak yang shalih/shalihah itu yang seperti apa?

Serpihan Kata-Kata

Rangkaian kata untuk mengambil hikmah/pelajaran dari hidup dan kehidupan ini. Karena tidak ada yang sia-sia apa yang ada di sekitar kita.

Tips dan Trik

Memang benar, dengan berilmu suatu perkara bisa menjadi mudah.

Akupuntur atau Tusuk Jarum

Sebuah teknik pengobatan dengan menusukkan jarum di titik tertentu di tubuh kita untuk menyembuhkan suatu penyakit.

Kamis, 04 Agustus 2022

Doa Kebaikan Kita dan Negeri Kita Indonesia

 بسم الله الرحمن الرحيم

Doa untuk kebaikan untuk kita semua dan negeri kita Indonesia:

 

Semoga bermafaat.

Share:

Selasa, 02 Agustus 2022

Pertemuan Ke-3 Belajar Membaca Alquran: Mengenal Fathah, A, Ba, Ta

   بسم الله الرحمن الرحيم

 Mari belajar membaca Alquran, hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Niatkan ikhlas untuk ibadah ya.
  2. Klik tombol play dan lihatlah gambar.
  3. Tekan tombol pause untuk latihan membaca setelah suara saya selesai. Atau mau baca dulu baru memutar suara saya juga tidak apa-apa.
  4. Ulang-ulang terus sampai lancar. 
  5. Selamat belajar semoga bisa menjadi amal shalih untuk kita semua. 

Silakan putar audio di bawah ini dan scroll terus kebawah untuk melihat apa yang disampaikan:

 


 



Share:

Pertemuan Ke-2 Belajar Membaca Alquran: Mengenal Huruf, Harakat, dan Variasi Penulisan Huruf Arab

  بسم الله الرحمن الرحيم

 Mari belajar membaca Alquran, hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Niatkan ikhlas untuk ibadah ya.
  2. Klik tombol play dan lihatlah gambar.
  3. Tekan tombol pause untuk latihan membaca setelah suara saya selesai. Atau mau baca dulu baru memutar suara saya juga tidak apa-apa.
  4. Ulang-ulang terus sampai lancar. 
  5. Selamat belajar semoga bisa menjadi amal shalih untuk kita semua. 

Silakan putar audio di bawah ini dan scroll terus kebawah untuk melihat apa yang disampaikan:








 

Share:

Pertemuan Ke-1 Belajar Membaca Alquran: Pengantar

 بسم الله الرحمن الرحيم

 Mari belajar membaca Alquran, hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Niatkan ikhlas untuk ibadah ya.
  2. Klik tombol play dan lihatlah gambar.
  3. Tekan tombol pause untuk latihan membaca setelah suara saya selesai. Atau mau baca dulu baru memutar suara saya juga tidak apa-apa. Mau divariasikan sendiri juga tidak apa-apa. Bebas.
  4. Ulang-ulang terus sampai lancar. 
  5. Selamat belajar semoga bisa menjadi amal shalih untuk kita semua. 

Silakan putar audio di bawah ini dan scroll terus ke bawah untuk melihat apa yang disampaikan:

 

 




Semoga bermanfaat.


Share:

Menjadi Pemimpin Yang Baik

بسم الله الرحمن الرحيم

Dilihat dari judulnya kok mengerikan, emang sudah jadi pemimpin? jawabannya kalau jadi pemimpin perusahaan, pemimpin masyarakat, ya jawabannya bukan to, paling jadi pemimpin diri sendiri dan kelurga, hi. 

Mungkin sih tepatnya diberi judul pemimpin yang baik di mata bawahan, karena selama ini masih jadi bawahan. hehe.

Pemimpin yang baik itu:

  1. Pemimpin yang tegas. Dia berani mengambil keputusan (dengan tepat seharusnya), tidak takut dicela, dia juga percaya diri.
  2. Mempunyai jiwa yang kuat, tidak mencla-mencle, kalau ada yang ngomong ini ikut, ngomong itu ikut,. Jiwa yang kuat tidak mudah digoyahkan ketika telah mengambil keputusan (asal keputusan itu benar). Dan jiwa yang kuat bukan berarti tidak mau merubah keputusan kalau itu lebih baik. 
  3. Menjadi teladan. Bisa memberi contoh (yang baik) kepada bawahan.
  4. Berwawasan luas. Jangan seperti katak dalam tempurung. 
  5. Berbicara dengan santun, memilih kata-kata yang baik, kata-kata yang lembut, tidak menggunakan kata-kata yang menghina, memojokkan, merendahkan harga diri bawahannya (apalagi kalau di depan umum).
  6. Mengetahui kondisi bawahan. Lagi ada apakah dengan dia, punya masalah pribadikah sehingga kinerjanya menurun, ada masalah apakah?
  7. Memberikan tugas dengan jelas dan siap membimbing/ mencari jalan keluar jika butuh bantuan. 
  8. Melihat kondisi bawahan, tidak asal ngasih tugas kepada bawahan, lihat beban kerjanya, lihat gajinya, lihat pekerjaan-pekerjaan bawahan. Jangan-jangan karena bawahan terkenal baik dan bisa diandalkan ketika diberikan tugas, semuanya dikasihkan ke dia. 
  9. Memberikan gaji sesuai dengan beban kerja yang diberikan kepadanya.
  10. Membimbing, tidak hanya menyuruh-nyuruh. 
  11. Memberikan peraturan yang jelas, pengarahan yang jelas, detail jika itu memang diperlukan.
  12. Menanyakan kendala/masalah yang dihadapi. Gunakan kata kalimat, "Ada permasalahan apa nih?", "Ada kendala apa nih?", "Apa yang bisa saya bantu?" dan setelah itu benar-benar dibantu yah. Jangan hanya bisa menuntut, "Kenapa bisa terjadi seperti ini?" (sambil marah-mmarah), "Gitu saja ga bisa"
  13. Berfikir sebelum berkata dan berbuat.
  14. Tahu diri dan bisa menempatkan diri. Sedang berbicara dengan siapa dia, kadar ilmu yang diajak bicara seberapa. Karena bisa jadi bawahannya sudah ahli/punya ilmu yang lebih tinggi daripada sang pemimpin tersebut.  
  15. Bisa memberikan solusi dari permasalahan yang ada.
  16. Seperti semboyan bapak pendidikan Indonesia. Ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. 
  17. Mau meminta pendapat bawahannya dan mau minta dinilai sama bawahannya. Berani mengatakan, "Tolong kasih masukan ke aku!". Penting juga menampakkan rasa senang ketika diberikan masukan.
  18. Suka mentraktir, xixixi.

 


Share:

Manajemen Waktu dan Prioritas

 بسم الله الرحمن الرحيم

Kalau kita jujur, sebenarnya banyak hal yang bisa kita lakukan di dunia ini, terutama bagi mereka yang ingin terus memperbaiki diri dan mempersiapkan yang terbaik untuk kehidupan setelah kematiannya. 

Sebagai seorang muslim, menjadi seorang pengangguran, sebenarnya itu tidak akan terjadi, kalau kita lihat dari bangun tidur sampai tidur lagi, banyak sekali amalan yang bisa kita lakukan. Kita ambil contoh saja ya:

  1. Sebelum subuh, ada amalan shalat malam, shalat tahajud, shalat witir. Kalau dia hafalan alqurannya sudah banyak, bisa jadi satu jam kurang itu shalat malam. 
  2. Setelah itu shalat subuh dilanjutkan dengan dzikir pagi sampai terbit matahari.
  3. Persiapan untuk aktivitas. Mandi, persiapan sekolah, kalau yang sudah jadi orang tua ya nyiapin anak-anak sekolah.
  4. Beraktivitas siang hari. Ada yang bekerja di kantor, di sawah, di jalan, di sekolahan, di pondok. Kalau dia tidak bekerja misalnya sebagai istri, dia membereskan rumah, mencuci, mengepel, belanja, merawat anak, dll. 
  5. Siang ada aktivitas qailulah (tidur siang)
  6. Shalat Dhuhur dilanjutkan aktivitas kehidupan lain misal menjenguk orang sakit, menjemput anak, ada yang masih melanjutkan bekerja. 
  7. Shalat Asar dilanjutkan dzikir petang. Berkumpul dengan keluarga, ada juga yang mungkin belajar ngaji, ngajar TPQ.
  8. Shalat Maghrib dilanjutkan belajar bersama keluarga.
  9. Shalat Isya dilanjutkan belajar, menghafal alquran, membaca-baca, berkumpul dengan keluaga. Bahkan mungkin ada juga yang harus masih mencari tambahan rezeki karena kebutuhan hidup yang harus dipenuhi.
  10. Tidur malam.

Sesungguhnya seorang muslim itu sangat banyak "kerjaan":

  1. Katakanlah dia mau menghafal alquran, maka berapa banyak waktu yang harus dia habiskan. Mulai dari duduk menghafal, kemudian dia murajaah (mengulang) hafalannya, berapa waktu yang dia butuhkan. Kalau satu juz saja misalnya butuh waktu satu jam maka berapa jam waktu yang dia habiskan? Dan biasanya para penghafal alquran, interaksi mereka dengan alquran itu butuh waktu berjam-jam.
  2. Apalagi kalau dia ada target menghafal hadits-hadits Nabi.
  3. Aktivitas menuntut ilmu. Bisa datang langsung ke kajian, bisa mendengarkan rekaman kajian, lewat rekaman rata-rata durasinya 1 jam.
  4. Aktivitas membaca buku.
  5. Aktivitas membantu orang tua, membantu keluarga, membantu anak-anak, membantu orang lain, menjenguk orang sakit, dll.
  6. Mengajari anak-anak, mengajari keluarga, dll.

Begitu banyak waktu yang dibutuhkan sementara waktu yang ada mungkin akan terasa sangat kurang. Makanya kita butuh manajemen waktu dan prioritas.

  1. Membagi urusan agar semuanya bisa tercapai. Misal nulis blog, biar muatannya banyak, ada agenda nulis/belajar akuputur, ada agenda nulis yang lain. Kalau fokus di belajar akupuntur terus, nampaknya akan lama baru bisa nulis yang lain.
  2. Membuat prioritas, mana yang penting, terutama untuk kehidupan akhirat. Mungkin bisa disiapkan dari porsinya, perhatiannya, target-targetnya, dan hal-hal yang mengarah kepadanya. 
Semoga Allah mudahkan urusan kita semuanya.
Share:

Sabtu, 30 Juli 2022

Meridian Paru-paru

بسم الله الرحمن الرحيم

Kode untuk meridian paru-paru adalah LU (Lung) terdiri dari 11 titik:

  1. Zhongfu (LU 1)
  2. Yunmen (LU 2)
  3. Tianfu (LU 3)
  4. Xiabai (LU 4)
  5. Chize (LU 5)
  6. Kongzui (LU 6)
  7. Lieque (LU 7)
  8. Jingqu (LU 8)
  9. Taiyuan (LU 9)
  10. Yuji (LU 10)
  11. Sha-oshang (LU 11)

Gambar untuk meridian paru-paru dan titik-titiknya adalah sebagai berikut:

LU 1 (ZHONGFU)

  • Lokasi: di dada bagian atas. 6 cun keluar dari garis tengah tubuh. Sejajar dengan ruang interkosal (sela-sela tulang rusuk) pertama dan kedua. 1 cun di bawah LU 2.
  • Indikasi: Batuk, asma, mengi, nyeri dada, nyeri punggung dan bahu
  • Penusukan: miring ke lateral (menjauh dari tengah tubuh) 0,3-0,5 cun. Jangan diarahkan ke garis tengah tubuh atau rongga dada karena apabila terlalu dalam dikhawatirkan kena paru-paru.

LU 2 (YUNMEN)

  • Lokasi: Di dada bagian atas bagian luar, di bawah ujung samping tulang selangka, pada lekukan otot dada, 6 cun dari garis tengah dada.
  • Indikasi: batuk, asma, sakit di dada, sakit di bahu dan punggung
  • Penusukan: miring ke lateral (menjauh dari tengah tubuh) 0,3-0,5 cun. Jangan diarahkan ke garis tengah tubuh atau rongga dada karena apabila terlalu dalam dikhawatirkan kena paru-paru.

LU 3 (TIANFU)

  • Lokasi: Pada aspek medial (lebih dekat ke arah) lengan atas, 3 cun di bawah ujung fossa (lekuk) aksila (ketiak). 6 cun superior (di atas) Chize (LU 5).
  • Indikasi: mimisan, batuk, asma, nyeri bahu dekat lengan atas, masalah psikologi (depresi, pusing, pelupa, bingung, sesak nafas)
  • Penusukan: tegak lurus 0,5-1 cun 

 
LU 4 (XIABAI)     
  • Lokasi: pada aspek antero (depan) lateral (menjauh dari median) dari lengan atas. 4 cun di bawah lipatan axilla (ketiak). 5 cun di atas Chize (LU 5)
  • Indikasi: batuk, asma, nafas pendek, nyeri jantung, palpitasi (jantung berdebar, kondisi dimana seseorang merasakan kerja jantung yang kuat, cepat, atau tidak teratur), agitasi (perasaan gelisah, jengkel, dan gugup yang umumnya bisa membuat Anda bergerak mondar-mandir atau meremas-remas tangan tanpa henti) dan rasa penuh pada dada.
  • Penusukan: tegak lurus 0,5-1 cun


LU 5 (CHIZE)
  • Lokasi: pada lekukan sendi siku atas, pada cekungan sisi radial dari tendon biceps brachii (daerah yang lurus dengan jari jempol dan telunjuk tangan).
  • Indikasi: batuk, batuk berdahak, asma, dispnea (sesak nafas), nafas pendek, agitasi dan rasa penuh di dada, batuk darah, muntah-muntah, diare, neyri pada lengan atas dan bahu.
  • Penusukan: tegak lurus 0,5-1 cun
 

LU 6 (KONGZUI)

  • Lokasi: pada sisi flexor dari lengan bawah, 7 cun proksimal dari taiyuan (LU 9), pada garis penghubung taiyuan (LU 9) dan Chize (LU 5)
  • Indikasi: batuk, asma, nyeri dada, bengkak dan nyeri pada tenggorokan, hilangnya suara, batuk darah, muntah darah, cegukan, nyeri siku dan lengan atas.
  • Penusukan: Tegak lurus atau miring 0,5-1 cun
 
 
LU 7 (LIEQUE)
  • Lokasi: pada aspek radial dari lengan bawah. 1,5 cun dari Yangxi (LI 5). Terletak rongga diantara tendon dari brachioradialis dan abductor pollicis longus
  • Indikasi: demam, hidung tersumbat, nyeri tenggorokan, batuk, batuk berdahak, sesak nafas, dispnea, nyari kepala dan kaku pada pundak, migrain, lockjaw (rahang terkunci), hemiplegia (kelumpuhan atau hilangnya kemampuan otot untuk bergerak), mudah lupa, palpitasi, rasa lemas pada pergelangan tangan dan tangan, nyeri pada ibu jari, nyeri bahu, panas pda telapak tangan, malaria
  • Penusukan: dengan mencubit kulit di atas poin, dan menusukkan jarum secara transversal (tegak lurus) ke arah proksimal (mendekat ke batang tubuh) maupun distal (menjauhi batang tubuh), 0,5-1 cun menghindari pembuluh vena.
 
LU 8 (JINGQU)
  • Lokasi: berada di atas pergelangan tangan, 1 cun proksimal dari taiyuan (LU 9) pada garis penghubung Taiyuan (U 9) dan Kongzui (LU 6) pada cekungan di daerah pergelangan tangan.
  • Indikasi: batuk, asma, sesak nafas, nyeri pada dada dan punggung atas, radang tenggorokan, nyeri tenggorokan, nyeri jantung hingga mau muntah, nyeri pergelangan tangan, malaria, sering menguap, nyeri di telapak kaki. 
  • Penusukan: tegak lurus 0,3 - 0,5 cun menghindari pembuluh arteri
LU 9 (TAIYUAN)
  • Lokasi: pada persendian di pergelangan tangan di cekungan antara radial dan tendon, sejajar dengan shenmen (HT 7)
  • Indikasi: batuk, batuk dengan dahak encer, asma, nafas pendek, dispnea, batuk darah, lemas pada pergelangan tangan, nyeri bahu dan punggung.
  • Penusukan: tegak lurus 0,3 - 0,5 cun menghindari arteri.
 
 
LU 10 (YUJI)
  • Lokasi: Pada bukit thenar di tangan lurus jempol tangan, di cekungan pertengan tulang dalam telapak tangan jempol. 
  • Indikasi: Radang tenggorokan, nyeri obstruksi (penyumbatan) tenggorokan, tenggorokan kering, kehilangan suara, batuk tanpa keringat, batuk yang menimbulkan nyeri pada area tulang ekor, darah pada urine, agitasi jantung, selaput kuning pada lidah, bengkak pada payudara, nyeri gigi, vertigo, nyeri perut dengan kesulitan makan atau minum.
  • Penusukan: tegak lurus 0,5-1 cun
   
 
LU 11 (SHAOSHANG) 
  • Lokasi: Pangkal area kuku jempol tangan yang jauh dari jari telunjuk (kurang lebih 0,1 cun dari sudut kuku).
  • Indikasi: kehilangan kesadaran karena serangan angin, radang tenggorokan, mimisan, bibir kering dan sering haus.
  • Pensukan: tegak lurus 0,1-0,2 cun. Dapat juga dilakukan pengeluaran darah (bloodletting)
 


 
 


Share: